DESA MERTAK – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi tumbuh kembang anak, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram Periode Juli–Agustus 2026 melaksanakan kegiatan Edukasi Gizi dan Kesehatan Anak pada 5 Agustus 2026 di Posyandu Sereneng 1, Desa Mertak. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu balita dan kader posyandu untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya Vitamin D dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara interaktif dengan membahas pentingnya Vitamin D, dampak kekurangannya, cara memenuhi kebutuhan Vitamin D, serta fakta dan mitos yang beredar mengenai Vitamin D dan makanan. Melalui edukasi ini, peserta diharapkan mampu memahami manfaat Vitamin D sekaligus menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Vitamin D bagi Tumbuh Kembang Anak
Vitamin D berperan penting dalam membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk pertumbuhan serta pemeliharaan tulang dan gigi. Vitamin D juga berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Pada masa pertumbuhan, pemenuhan Vitamin D menjadi bagian dari pola hidup sehat dan gizi seimbang. Peserta diberikan pemahaman bahwa kebutuhan Vitamin D dapat dipenuhi melalui kombinasi paparan sinar matahari secara aman dan konsumsi makanan yang mengandung Vitamin D.
Mengenali Dampak Kekurangan Vitamin D
Kekurangan Vitamin D dapat memengaruhi kesehatan tulang dan pertumbuhan anak. Kekurangan yang berat dan berlangsung lama dapat meningkatkan risiko gangguan mineralisasi tulang, seperti rakitis, yang menyebabkan tulang menjadi lebih lemah dan dapat mengalami perubahan bentuk.
Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kecukupan gizi anak melalui makanan yang beragam, pemantauan pertumbuhan secara rutin di Posyandu, serta penerapan kebiasaan hidup sehat. Pemenuhan Vitamin D juga perlu menjadi bagian dari pemenuhan gizi secara keseluruhan.
Tips Memenuhi Kebutuhan Vitamin D
Dalam kegiatan edukasi, masyarakat diperkenalkan dengan cara sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan Vitamin D anak, salah satunya melalui aktivitas di luar ruangan dan paparan sinar matahari pagi secara aman.
Selain sinar matahari, Vitamin D juga dapat diperoleh dari beberapa makanan, seperti ikan berlemak, telur terutama kuning telur, susu atau produk susu yang diperkaya Vitamin D, jamur yang mendapatkan paparan UV, serta margarin yang diperkaya Vitamin D.
Pemenuhan Vitamin D tetap perlu disertai konsumsi makanan yang beragam, termasuk sumber protein, sayur, buah, dan makanan pokok agar berbagai kebutuhan zat gizi anak dapat terpenuhi.
Meluruskan Mitos dan Fakta Seputar Vitamin D dan Makanan
Kegiatan ini juga membahas berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat karena informasi yang keliru dapat memengaruhi pilihan makanan ibu dan anak.
Salah satunya adalah anggapan bahwa makan telur dapat menyebabkan bisul. Faktanya, telur merupakan sumber protein yang dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi dan tidak secara langsung menyebabkan bisul.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai mitos bahwa ibu hamil tidak boleh makan ikan karena dapat menyebabkan bayi berbau amis. Faktanya, ikan merupakan sumber protein dan berbagai zat gizi penting sehingga tetap dapat dikonsumsi dengan memilih ikan yang aman, segar, dan dimasak hingga matang.
Mitos lainnya adalah tidak boleh makan gurita karena dapat menyebabkan bayi terlilit tali pusat. Anggapan tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. Ibu tetap perlu mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi selama kehamilan dengan memperhatikan keamanan makanan.
Melalui pembahasan mitos dan fakta, peserta diajak untuk lebih kritis dalam menerima informasi kesehatan dan memilih sumber informasi yang dapat dipercaya.
Bersama Membangun Generasi Desa Mertak yang Sehat
Kegiatan Edukasi Gizi dan Kesehatan Anak di Posyandu Sereneng 1 menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Pengetahuan mengenai Vitamin D, sumber makanan, kebiasaan sehat, serta kemampuan membedakan mitos dan fakta diharapkan dapat membantu orang tua memberikan perhatian yang lebih baik terhadap kebutuhan gizi anak.
Pemantauan pertumbuhan secara rutin di Posyandu juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dengan keterlibatan orang tua, kader, dan masyarakat, edukasi gizi diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kebiasaan mengonsumsi makanan beragam dan bergizi, beraktivitas di luar ruangan secara aman, memenuhi kebutuhan Vitamin D, serta rutin memantau pertumbuhan anak, diharapkan anak-anak Desa Mertak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.
“Jemur pagi + makanan bergizi, dukung tumbuh kembang anak sejak dini.”